Teori belajar

Hypnoteaching

1. Pengertian Hypnoteaching

Hypnoteaching adalah perpaduan konsep aktivitas belajar mengajar dengan ilmu hypnotis (M. nur 2010) . Lebih lanjut, Novian Triwidia Jaya (2010) menjelaskan Hypnoteaching adalah perpaduan pengajaran yang melibatkan pikiran alam sadar dan pikiran alam bawah sadar. Hypnoteaching berasal dari kata hipnotis yang berarti sugesti dan teaching yang berarti mengajar.

Hypnoteaching pada dasarnya merupakan cara mengajar yang unik, kretif, dan juga imajinatif., yaitu sebelum pembelajaran berlangsung siswa dikondisikan untuk siap belajar. Emosional dan psikologius siswa tidak luput diperhatikan.sausana belajar dibuat semenarik mungkin, dan yang tidak kalah penting, guru harus bisa menjaga stabiltas emosi dan psikologisny  

   2. Langkah-langkah Hypnoteacing

a)      Mengidentifikasi kebutuhan siswa

Mengidentifikasi kebutuhan siswa merupakan tahapan awal sebelum dilaksanakan proses pembelajaran. Menidentifikasi kebutuhan siswa yaitu menentukan bentuk pembelajaran apa yang menarik untuk siswa, sehingga siswa dapat nyaman dan termotivasi untuk belajar.

b)      Merencanakan pembelajaran dengan mengaitkan media hypnotis sepereti, suara, gambar, gerak, dan symbol symbol.

c)      Memulai mengajar dengan tetap pada rencana yang dibuat dengan       melakukan induksi(  cara untuk masuk kedalam keadan focus)

d)     Melakukan Afirmasi ( menyatakan sesuatu yang positif tentang diri sendiri) sebagai bahan untuk memunculkan gagasan pada  diri anak.

e)      Melakukan visualisasi, agar siswa dapat mengeluarkan ide dan gagasannya sebanyak-banyaknya tentang topic pembelajaran hari itu.

f)       Melakukan evaluasi

Evaluasi berupa evaluasi terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan (mencakup: Motivasi, keaktifan siswa, kreatifitas siswa selama proses pembelajaran),  dan juga evaluasi terhadap pemahaman siswa akan materi yang di berikan.

g)      Melakukan refleksi tentang apa yang dialami siswa sebelum pembelajarn diakhiri. Refleksi dapat dilakukan dengan menayakan kesan siswa dalam proses pembelajaran yang telah dilakukan.

Selain langkah langkah diatas, ada bebrapa langkah lagi dalam melakukan hypnoteaching, antara lainya:

1)      Niat dan motivasi dalam diri .

Sebelum melakukan hypnoteacing, guru harus membangun niat dan motivasi yang besar pada dirinya. Setelah itu guru kemudian membangun motivasi kepada siswa dalam mengikuti pembelajaran yang akan dilaksanakan.

2)      Pacing,

Secara alamiah dan naluri manusia pasti akan merasa nyaman bila berkumpul dengan orang yang memiliki kesamaan dengannya.kesamaan orang dalam satu kelompok tersebut akan menghasilkan gelombang otak yang sama , dan efeknya akan timbul rasa nyaman dalam kelompok tersebut. Dengan kenyamanan yang berasal dari kesamaan gelombang otak tersebut, maka setiap pesan yang disampaikan akan diterima dengabaik.

Cara untuk melakukan pacing pada siswa:

a)      Menyamakan kedudukan dengan siswa/ siswa dianggap sebagi teman

b)      Menggunakan bahasa yang sering digunakan oleh siswa, bila perlu pake

bahas gaul siswa.

c)      Melakukan gerakan dan mimik  yang sesuai dengan bahasan

d)     Menyangkutkan tema pelajaran dengan peristiwa yang sedang trend

dikalangan remaja

e)      Selalu update dengan trend, gossip yang ada dikalangan remaja

 

3)      Leading

Setelah terjalin hubungan yang interaktif, dan adanya keakraban, maka siswa akan menurut apa yang dikatakan dan diinstruksikan oleh guru. Guru berperan sebagai peminpin yang memberikan perintah/ instruksi instruksi kepada siswa.

4)      Menggunakan kata positif

Penggunaan kata-kata positif akan sangat mendukung dalam memberikan sugesti dialam bawah sadar siswa. Karena dengan kata-kata yang negative, alam bawah sadar akan cenderung untuk menolak.

5)      Memberikan pujian

Faktor yang sangat penting adalah pemberian pujian kepada siswa. Dengan pemberian pujian, siswa akan merasa terperhatikan sehingga dia akan merasa nyaman dan lebih memiliki motivasi yang tinggi untuk mengikuti proses pembelajaran.

6)      Modeling

Modeling adalah langkah menjadikan guru sebagai tauladan dan contoh yang baik bagi siswa, sehingga siswa akan percaya terhadap guru, menurut, dan mampu menciptakan komunikasi yang interaktif dalam proses  pembelajaran yang dilaksanakan

sumber  

http://setiyoprajoko.blogspot.com/2010/07/hypnoteaching-cara-pembelajaran-dengan.html

Makalah Ayu rahmaniah dkk, hypnoteaching. pasca sarjana UNP.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s