Teori belajar

TEORI KARIR KRUMBOLTZ

Teori ini berasumsi bahwa kepribadian individu dan perilaku yang dimiliki seseorang timbul dari pengalaman belajar yang unik. Pengalaman belajar ini terdiri dari kontak antara analisis kognitif yang positif dan even-even yang menguatkan secara negatif (Mitchell & Krumboltz, 1984b, hal. 235).

Pengalaman belajar yang terdiri dari adanya pengaruh kognitif yang positif dimaksudkan adalah variabel berikut:

  1. Atribut pembawaan, seperti ras, gender hal lainnya serta kemampuan bawaan seperti keterampilan, keintelektualan serta perilaku.
  2. Kondisi lingkungan sosial, seperti kehidupan sosial, pengalaman individu dalam kerja, pelatihan, kebijakan sosial serta pengalaman kerja dari orang lain, yang mempengaruhi pemilihan kerja.
  3. Pengalaman belajar di masa lalu, dibagi menjadi 2 tipe yaitu pengalaman belajar asosasi yang mana individu mengamati keterkaitan antara kejadian da mampu untuk memprediksi segala kemungkinan. Pengalaman belajar secara aplikasi, individu mampu mengaplikasikan di lingkungan secara langsung dengan hasil yang dapat diobservasi.
  4. Skill dalam pendekatan tugas, melalui pengalaman bahwasanya seperti pemecahan masalah, skill, kebiasaan kerja, mental set, respon emosional serta proses kognitif.

Krumboltz mengatakan bahwa secara potensial penyebab kesusahan dalam membuat pemilihan karir yang bersumber dari penggeneralisasian yang salah, pembandingan diri dengan satu orang, perkiraan yang dilebih-lebihkan dalam hasil dampak emosional, menggambarkan hubungan sebab akibat yang salah, ketidak acuhan dalam hubungan fakta dan memberikan kecendrungan yang tak pantas kepada even yang lemah kemungkinannya. Maka Krumboltz percaya bahwa beberapa dari hal ini berhubungan kepada fakta kesusahan dalam menentukan pemilihan karir.

Pada akhirnya Krumboltz, mengatakan adanya metode untuk mengidentifikasi dan bertindak terhadap kepercayaan pribadi dan pengidentifikasian stress. Yang terdiri dari diantaranya (Krumboltz, 1983; Mitchell & Krumboltz, 1984):

  1. Asesmen terhadap isi dari observasi diri klien dan pandangannya terhadap lingkungan
  2. Proses dari masalah tersebut muncul
  3. Wawancara terstruktur
  4. Thought Listing (Daftar Pikiran Klien)
  5. Imagery (perumpamaan)
  6. Simulasi pemilihan karir
  7. Menggunakan film yang berhubungan dengan pemecahan masalah untuk membantu klien
  8. Pengunaan carrer beliefs inventory (Krumboltz, 1988a), untuk mengindentifikasi prasangka yang menghambat orang dalam mencapai tujuan karirnya.

Aplikasi

Krumboltz dan Baker (1973) mengidentifikasi beberapa langkah yang terlibat dalam konseling karir yaitu

  1. Menjelaskan masalah dan tujuan
  2. Mengidentifikasi bermacam solusi
  3. Mengumpulkan informasi tentang masalah yang telah dikenali
  4. Menguji kemungkinan hasil dari pilihan yang beragam
  5. Mengevaluasi ulang tujuan, menentukan
  6. Menyamaratakan semua proses kepada masalah yang baru

Masalah karir klien sering berhubungan kepada ketidakmampuan individu untuk membuat pemilihan yang berhubungan dengan apa yang dibutuhkan dalam karirnya (Krumboltz and Thoresen, 1969). Crites (1981) memberikan beberapa point mengenai masalah klien yang berhubungan dalam konseling karir yang termasuk dalamnya beberapa kombinasi yaitu:

  1. Ketidakjelasan tujuan
  2. Adanya penghalang dalam aktifitas
  3. Adanya ketakutan akan kemungkinan kegagalan
  4. Konflik dalam pilihan

Keempat point ini adalah diantaranya item dalam Skala Pilihan Karir (Osipow, Carney, Win;er, Yanico and Koschier, 1976; Osipow, 1980), sebagai instrument yang didesain untuk mengukur kebimbangan karir terdahulu dengan differential-diagnosis-treatment.

sumber :

Samuel H. Osipow. 1983. Theories Of Career Development. Edisi ke-3. New Jersey: Prentice Hall, Inc.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s